Desainer Cilik Kelas Dunia Bagian 2

Dipuji Barli Asmara

“Karena Rafi­ antusias sekali dengan dunia fesyen dan menggambar, dia pun mulai menggambar dan membuat sketsa baju-baju, khususnya baju wanita. Ternyata apa yang Rafi­ lakukan tidak setengah-setengah, inilah yang membuat saya kagum padanya. Setiap hari dia selalu mendesain aneka baju dan lama-kelamaan desainnya itu mulai hidup seperti desain perancang baju pada umumnya, lengkap dengan aksesorinya, warna-warna, dan peruntukannya.

Dalam mendesain baju, Rafi­ sangat teliti. Jika apa yang sudah dibuatnya kurang sempurna, ia akan terus menyempurnakan. Setelah dia merasa pas, baru dia setop, dan mendesain baju lainnya lagi. Lucunya, setiap kali menonton acara fashion secara live, dia akan selalu minta difoto dengan perancang busana yang diidolakannya, Barli Asmara, sambil menunjukkan hasil desainnya yang sudah sempurna.

Dari kesukaannya foto bersama perancang busana ternama itu, saat usianya 8 tahun, saya langsung menginformasikan pada Barli bahwa anak saya yang tunarungu juga bisa menggambar busana. Intinya, saya meminta pada Barli untuk mau melihat sebentar hasil karyanya supaya Rafi­ bisa termotivasi dan mempunyai rasa bangga. Di luar dugaan, yang tadinya supaya Rafi­ bahagia, justru hasil coretan Rafi­ mendapat pujian dari Barli. Lalu saya minta izin padanya untuk bisa mengajak Rafi­ berkunjung ke kantornya, dengan maksud supaya Rafi­ tahu jika baju itu awalnya dari secarik kertas dan coretan tangan. Benar saja, setelah berkunjung, Rafi­ langsung berubah, dia menjadi anak yang rajin mengurus hasil karyanya.”

Diakui Dunia

“Setelah Barli dan Rafi­ ngobrol, Barli tahu Rafi­ mempunyai banyak koleksi sketsa baju, juga tahu kalau Rafi­ ingin bisa menjadi seorang desainer baju. Diajaklah Ra­fi untuk membuat sketsa baju dan dibuatkan bajunya, juga ikut dipamerkan di acara fashion show Barli Asmara. Tak sampai di situ, Barli juga yang mengenalkan Rafi­ kepada klien-kliennya.

Malah beliau jugalah yang menyelenggarakan acara fashion show Rafi­, termasuk mendapatkan sponsor-sponsornya. Dari situ rancangan Rafi­ mulai banyak diminta untuk show. Hingga suatu hari diminta show di Australia dalam acara festival Indonesia di Melbourne. Saat itu ia membawa 10 koleksi baju wanita dewasa dan 10 koleksi baju anak-anak. Istimewanya, semua itu hasil orang-orang tunarungu. Jadi, kami berkolaborasi bersama, saling mensupport satu sama lain.

Tahun 2013 Rafi­ diminta salah satu desainer dari Indonesia untuk merancang baju bagi acara ‘America Next Top Models’, yang merupakan acara favorit Rafi­ kecil. Walau baru 6 tahun Rafi­ berkarya, pada 2014 ini Rafi­ mendapat kesempatan untuk melakukan fashion show tunggal dalam acara JFFF dan memamerkan 40 koleksi. Tak sampai di situ, rupanya perjalanan Rafi­ ada yang memerhatikan, hingga akhirnya Rafi­ di tahun 2014 ini mendapat anugerah juara 1 Seputar Indonesia Award Tokoh Muda Mendunia. Memang, hingga sekarang ini hasil karya Rafi­ lebih diakui di luar negeri, juga klien Rafi­ didominasi dari mancanegara.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *